Langsung ke konten utama

Postingan

Tetap Berdaya di Ranah Domestik dengan Menjahit

Postingan terbaru

5 Blogger Favorit

Jika diminta untuk memilih, saya sebenarnya bingung juga menetapkan blogger favorit. Saat ini, banyak banget konten blog yang keren-keren. Jadi, saya random aja baca artikelnya. Klik sesuai kebutuhan. 
Namun, menurut pendapat saya ada beberapa blogger yang memiliki ciri khas tersendiri yang patut untuk difavoritkan. 

Alaika Abdullah Awal mendaftar menjadi member Blogger Perempuan adalah berbarengan dengan adanya challenge BPN (Blogger Perempuan Network). Dari situ saya melihat Mba Alaika Abdullah sebagai Ketum BPN. Saya langsung tertarik saat berseluncur di blognya. Konten www.alaikaabdullah.com selalu dihiasi dengan foto jepretannya yang menarik. Gaya bahasa yang lugas seakan memberi aura energik kepada pembacanya. 

Mira Sahid Seringnya melihat banner Kelompok Emak Blogger (KEB) membuat saya penasaran, siapa sih, foundernya? Kepo banget dengan sosok emak tangguh pendiri KEB yang memiliki ribuan member ini. Setelah klik sana sini, ternyata namanya adalah Mira Sahid. Setelah saya ulik b…

Kota-Kota yang Berkesan

Setiap kota memiliki pesona tersendiri. Apalagi di negara kita ini terdiri dari beragam etnik. Meskipun berada dalam satu provinsi, bisa jadi masih terdapat  sedikit perbedaan adat.  Walau saya bukan termasuk orang yang gemar travelling, tentu ada beberapa daerah yang pernah saya kunjungi.

Surabaya Kota pahlawan ini mengajarkan saya tentang  kerasnya dunia kerja, karena di sinilah pertama kali mengadu nasib untuk hidup mandiri. Kota ini terdiri dari beragam etnis. Seneng banget menyaksikan masyarakat keturunan Jawa, Madura, Arab, dan Tionghoa hidup berdampingan. Saya teringat meriahnya awal pembukaan Kya-Kya, pusat jajanan etnis Tionghoa di Kembang Jepun. Semua masyarakat Surabaya membaur di situ. Ah, jadi pingin lihat atraksi barongsai. Meski pernah merasakan terendam banjir setinggi satu meter, tapi maraknya industri kota ini  tetap menjadi daya tarik bagi saya. Sayang sekali, saat tinggal di Surabaya jembatan Suramadu belum terwujud.



B a t a m Saya ingat betul, saat itu di penghujung…

5 Benda yang Selalu Ada Dalam Tas

Saatbepergian, kita tak pernah bisa lepas dengan yang namanya tas. Layaknya kantong ajaib, benda ini sangat berguna untuk mengemas aneka pernak-pernik yang diperlukan. Terutama sebagai seseemak dengan dua krucils yang banyak printilannya.  Namun, ada beberapa barang yang bagi saya wajib tersedia dalam tas saat keluar rumah. Tentu saja yang saya bawa hanya benda-benda yang ringan, karena lokasi hang out hanya seputar sekolah, minimarket, pasar, dan sekitarnya. Berikut lima dari beragam benda yang selalu keangkut tas saya kemanapun. 

Freshcare Ini "parfum" yang wajib ada dalam tas, hehe. Memang usia enggak bisa bohong, ya. Saat kurang fit, hembusan dinginnya AC yang semilir terkadang dapat membuat kondisi tubuh ngedrop. Kena tetesan rintik hujan, hidung jadi mampet. Nah, dengan sedikit olesan freshcare di jidat akan membantu meringankan serangan masuk angin. 


Pouch Plus Uang Receh 2.000an
Sebagai pengguna motor, recehan 2.000 sangat saya perlukan untuk membayar ongkos parkir. Prak…

Inilah 5 Fakta Tentang Diriku

Sesungguhnya, saya kurang pede membicarakan tentang diri sendiri. Rasanya tak banyak hal istimewa yang saya miliki. Namun, bersyukur sekaligus cukup bangga memiliki jabatan sebagai kepala rumah tangga dengan dua krucils. Hmm, sebuah amanah langsung dari Allah yang harus diemban dengan ikhlas sepenuh hati. Baiklah, setiap individu tentu memiliki kelebihan serta kekurangan. Demikian pula dengan saya yang masih jauh dari sempurna.
Tidak Suka Bisa Dandan Sebenarnya kepingin juga seperti layaknya ibu bangsa millenial kebanyakan. Selalu kelihatan “mbois” setiap hari. Namun, apa mau dikata, sejak usia muda hingga menginjak kepala empat ini, saya belum pernah memulaskan kuas eyeshadow, blush on, dkk, menggunakan tangan sendiri. Haha.  Pernah saya mencoba menggunakan lipen agak menor, tetapi sejurus kemudian rasa tak pede menyergap. Akhirnya, buru-buru ambil tisu untuk mengelap, hiks. Ya, uweslah tampil polosan.
I n t r o v e r t Entah mengapa saya enggak bisa nyerocos seperti sahabat saya yang…

Serba-Serbi Media Sosial

Pixabay Media sosial adalah sebuah media daring (onlen) dengan para penggunanya bisa mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sisial, wiki, forum, dan dunia virtual.(Wiki) Saat teknologi internet semakin maju maka media sosial pun ikut menjulang pesat. Gampang banget mengakses aneka jejaring sosial. Bisa kapan pun dan di mana saja. Arus informasi dari penjuru nusantara, bahkan luar negeri sekalipun, dapat diketahui dengan cepat. 
Pixabay
Bahkan, mungkin ranah domestik alias ‘dapur' pengguna medsos pun tanpa sadar dapat kita ulik. Bagaimana tidak? Saat berselisih dengan pasangan, mereka unggah ke media. Sebelum makan ((bukannya langsung berdoa)), yang dilakukan pertama meng-aplot menu di piring. Cekrak-cekrek, hehe. Peran media konvensional, seperti surat kabar atau tivi seakan terkalahkan oleh medsos. 
Tak dapat dimungkiri lagi jika banyak dampak positif yang bisa didapat dari medsos.
Memudahkan Komunikasi Bagaimana tidak? Cukup sekali pencet tombol …

Magnet "Blogger Perempuan Network"

Canva Berteman dengan penjual minyak wangi, kita akan mendapatkan harumnya. Berteman dengan pandai besi akan terkena percikan apinya. (H.R. Imam Bukhari & Muslim) 
Betapa dahsyatnya pengaruh seorang teman atas diri kita. Bahkan ada yang mengatakan, jika kalian ingin mengetahui sifat seseorang, lihatlah dengan siapa dia bergaul. Memang, masalah memilih kawan bukanlah hal yang sepele atau duapele. Seseorang yang asalnya berperangai baik bisa berubah buruk karena pengaruh sahabat, begitu pula sebaliknya. Bergabung dengan orang-orang baik dapat membuat perubahan ke arah yang positif.

Pixabay
Hal itulah yang memotivasi saya untuk tergabung dalam sebuah komunitas blogger. Berkumpul dengan para member yang mumpuni. Saya ingin merasakan nikmatnya kecipratan ilmu mereka, supaya ikut ‘wangi’, hehe. Walaupun hanya sebatas silent member, blog walking sering saya lakukan meski tanpa meninggalkan jejak. Sedangkan blog saya sendiri malah mati suri, hihi. 

Saat jalan-jalan di beberapa blog itulah, s…